Pameran Kehidupan

Perkembangan Dunia seakan berputar lebih cepat lebih kencang dari segalanya, segala teori praktek dan imajinasi tertuang dalam pola pikir dinamis kritis rasional dan efektif dari setiap pelaku pencuri harta dan kemakmuran dari sang penguasa tuhan semesta alam.

Polemik kesejahteraan dan kemakmuran selalu menggrogoti masalah kefanaan dunia, kekejaman bangsa dan keserakahan manusia akan segala nikmat yang selalu diberikan adil oleh sang penguasa,
hingga tak terasa perihnya sesuap makna asupan gizi untuk setiap penduduk yang tidak mengenal merdeka.

Dimasa yang seperti ini dimana kerja keras adalah segalanya dan rezeki adalah penentu hidupnya maka perlu sebuah kemampuan untuk bisa memaparkan dan mengenalkan kemampuan pribadi setiap orang kepada orang lain untuk menyatakan dan mendelegasikan keberadaannya kepada kehidapan.

Perlu diketahui beberapa hal keliru mengenai memasarkan diri diantaranya,
1. Bukan berarti MENYOMBONGKAN DIRI
2. Tidak harus PINTAR
3. Bukan suatu hal yang SULIT

Memasarkan diri penting bagi siapapun yang membutuhkan terutama bagi seseorang yang membutuh kan pencerahan mengenai cara mendapatkan pendamping dimana salah satunya adalah mampu memasarkan diri kepada calon pendamping sekaligus menyakinkan kepada calon pendamping untuk bersedia hidup bersama calon pilihan yang telah ditentukan.

Beberapa alasan mengapa tidak memasarkan diri
1. Tidak terbiasa memasarkan diri
2. Tidak pernah diajarkan  memasarkan diri
3. Melihat contoh tidak baik di tempat kerja 
4. Tidak punya waktu memasarkan diri
5. Takut ditolak

  • Tidak terbiasa memasarkan diri
Kebiasaan adalah sebuah adat dimana kultur disetiap daerah berbeda beda maka dengan kebiasaan adat terdahulunya masyarakat tersebut akan selalu mengikuti dan menekuni kebiasaan adat tersebut
Memasarkan diri bukanlah suatu hal yang baru kebutuhan kemajuan suatu bangsa sangat berpengaruh terhadap sumber SDA yang tersedia dinegara tersebut. Karena kebiasaan adat terdahulu tidak mengajarkan kebiasaan untuk berkopetensi dalam memasarkan diri maka akibatnya adalah banyak pegawai yang diam dan asyik pada pekerjaan nya daripada memikirkan kemajuan negaranya.


  • Tidak pernah diajarkan memasarkan diri
Bukanlah sebuah alasan apabila seseorang tidak diajarkan memasarkan diri karena tanpa disadari sebenarnya setiap pengajar pasti akan selalu memikirkan perkembangan murid dan memberikan yang terbaik kepada murid murid nya, dalam bangku sekolah dikenal sebuah lomba,organisasi sekolah itu adalah salah satu media pemasaran yang efektif bagi  setiap murid untuk belajar bagaimana memasarkan karya ciptaanya yang sekaligus memasarkan kualitas dirinya kepada orang lain disekitarnya.
Hanya sebuah kesadaran yang mampu menolong kemajuan pada setiap negara ketika poenduduknya memiliki kesadaran tinggi pasti dapat diprediksikan negara tersebut adalah negara yang makmur adil dan sentosa.

  • Melihat contoh tidak baik ditempat kerja
Memberikan contoh yang baik adalah suatu hal yang baik dan perlu dicontoh, belajar memasarkan diri juga harus melihat contoh baik seseorang dalam memasarkan kemapuanya ketika dapat belajar dengan contoh yang baik maka akan mudah dalam mempresentasikan kemampuanya dihadapan orang banyak.

  • Tidak punya waktu memasarkan diri
Perlu sebuah kesiapan dalam memasarkan diri kepada orang lain, salah satunya adalah memenajemen waktu , kaitanya dengan memasarkan diri adalah setiap orang harus memiliki waktu yang cukup untuk memasarkan dirinya, waktu yang cukup untuk berkomunikasi dengan teman teman  dan orang lain, dengan ketersedianya waktu dan komunikasi dengan orang lain maka orang tersebut mampu untuk mempromosikan diri dan menaikan karir di mata orang lain disekitarnya.
  • Takut ditolak
Pengertian yang selalu salah dalam pengartian kalimat ditolak karna sebenarnya ketika seseorang ditolak maka itu adalah suatu hal yang baru akan dimulai, dengan penolakan maka itu adalah isyarat untuk membenahi dan menambah kekurangan dari kemampuan mempresentasikan diri kepada orang lain.

Cara mengatasi persoalan diatas adalah
1. Mulailah untuk saling berbagi pengalaman
2. Menampilkan diri denagn cara positif
3. Bertuturkata yang baik dan benar serta tidak menorehkan kesombongan didalamnya
4. Menampilkan kopetensi dari hal hal yang kecil











Komentar

Posting Komentar